SEJARAH KELOMPOK PELAYANAN KASIH DARI IBU YANG BAHAGIA

V. AKTIVITAS LEBIH LANJUT


1. Penyebaran Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Pada awal mula didirikan, Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia hanya terpusat di Cimahi dengan umat yang turut berdoa berasal dari tempat-tempat beragam : Cimahi, Bandung, Jakarta, Semarang, Ambarawa dll. Kelompok ini kemudian berkembang dengan peresmian kelompok di Jakarta : Duren Sawit, Bekasi, Meruya, Sunter Podomoro; Tangerang dan segera akan diresmikan di Sarua Permai.
Di Jawa Tengah : Ambarawa ( Gua Kerep ), stasi Sadang, Stasi Bedono; Semarang : Jatingaleh (Karang Rejo), Manyaran dan segera di Banyu Manik; Baturetno (stasi Boto) dan Paroki St.Ignatius-Danan. (data sampai dengan Oktober 1998)

Dalam data terakhir, Oktober 2002 pelayanan kelompok telah menyebar hampir di segenap pulau di tanah air kita, sementara penyebaran doa pasrah oleh anak-anak Ibu Maria telah hampir merata ke segenap pelosok Indonesia.

Wilayah yang telah dilayani :

Keuskupan Agung Medan : Medan, Sidikalang, Pematang Siantar

Keuskupan Pangkal Pinang : Batam

Keuskupan Palembang : Lahat

Keuskupan Tanjung Karang : Tanjung Karang, Gisting, Metro, Pringsewu, Kota Agung.

Keuskupan Agung Jakarta : Jakarta, Tangerang, Bekasi, Krawang, Kranji, Ciputat, Pamulang

Keuskupan Bandung : Bandung, Cimahi, Cigugur, Cirebon.

Keuskupan Agung Semarang : Baturetno, Giriwoyo, Pracimantoro, Wonogiri, Solo, Yogya, Semarang, Ambarawa, Sadang, Sodong, Bedono, Ungaran, Pringsurat, Klaten, Sekecer-Sukorejo, Bawen, Boja, Blondo, Sedandang, Sragen, Jenawi, Jumapolo, Muntilan, Moyudan, Salatiga.

Keuskupan Surabaya : Pacitan, Surabaya, Pasuruan, Gresik, Sidoarjo

Keuskupan Agung Kupang : Kupang, SoE, Penfui, Seminari St.Mikael-Kupang

Keuskupan Atambua : Kefamenanu, Tukuneno-Atambua, Seminari Lalian-Atambua

Keuskupan Agung Ende : Ende, Jopu, Wolojita, Wolowaru, Mauloo, Bola, Maumere, Soa, Mataloko, Lengko Sambi, Bejawa.

Keuskupan Larantuka : Larantuka, Witihama, Baniona, Kiwangona, Lewoleba

Keuskupan Agung Makassar : Makassar, Kendari, Unaaha, Labasa

Keuskupan Jayapura : Jayapura, Argapura, Abepura, Sentani

Keuskupan Agung Merauke : Merauke, Yanggandur

Keuskupan Sintang : Sintang

Keuskupan Agung Pontianak : Pontianak

Keuskupan Denpasar : Tabanan, Tuka, Tangeb

Kegiatan kelompok adalah sesuai anjuran Ibu Maria untuk berdoa bersama dalam pertemuan doa rutin dan Novena sesuai yang dijadwalkan Ibu Maria, mendengarkan dan menjalankan pesan-pesan Tuhan Yesus dan Ibu Maria dalam pelayanan dan kesaksian hidup : menjadi alat Ibu Maria yang datang untuk berdoa bersama anak-anaknya dan untuk melayani dalam kasih.
Juga menjalankan keutamaan-keutamaan Kristiani yang tercantum dalam Pedoman Hidup Kelompok seperti : Rajin menerima Sakramen-sakramen khususnya Ekaristi dan Tobat; Berpuasa dan bermati raga pada setiap hari Jumat; Rajin membaca Kitab Suci; Tekun berdoa baik secara pribadi maupun dalam keluarga dan kelompok; berserah diri dan mengandalkan hidup pada Allah semata; taat dan setia; berbuat kasih secara pribadi maupun bersama kelompok; menyangkal diri, rajin dan bijaksana.
Bila kita setia,maka akan banyak orang diselamatkan, khususnya bila kita setia berkumpul, berdoa dan melayani dalam kasih, maka Allah hadir, dan kuasaNya bekerja melalui kita. ( „.. dua atau tiga orang berkumpul dalam NamaKu, disitu Aku ada di tengah-tengah mereka „. Matius 18 : 20 ) Allahlah yang bekerja di dalam kita, Ia bersedia memakai kita walaupun kita manusia lemah dan tidak berdaya, dan KuasaNya bekerja melalui kita. Bukan kita yang melakukan karena kita tidak berdaya, tetapi Allah lah yang bekerja di dalam kita. Untuk itu, Allah membutuhkan kesetiaan kita. (Pesan Rasul Yohanes, 17 Februari 2004)

2. Pesan-pesan Tuhan Yesus dan Ibu Maria

Tidak ada sesuatu yang baru dalam pesan-pesan Tuhan Yesus dan Ibu Maria. Semuanya sudah tertulis di Kitab Suci. Kehadiran Tuhan Yesus dan Ibu Maria di negara kita adalah untuk menunjukkan secara khusus kasihNya bagi anak-anakNya di Indonesia, dengan menyegarkan kembali apa yang telah disabdakan Tuhan dalam Kitab SuciNya.

Tuhan tahu bahwa anak-anaknya akan menghadapi tahun kesedihan dan Ibu Maria minta pada Tuhan untuk dapat datang mendahului masa itu agar dapat menyiapkan hati anak-anaknya untuk tidak kuatir dan agar anak-anaknya tidak hilang melainkan dapat berjaga-jaga hingga siap dan layak di hadapan Tuhan ketika Tuhan datang.

Ada beberapa pesan khusus yang disampaikan untuk orang-orang tertentu yang berkaitan dengan tugas khususnya. Ada pesan khusus bagi para imam yakni agar tidak menelantarkan umat gembalaannya dan memberi perhatian khusus bagi mereka yang meninggalkan gereja, agar mereka dicari dan dibawa kembali seutuhnya pada Tuhan. Anggota kelompok diminta secara khusus untuk mendoakan para imam dan bekerja sama dengan mereka. (Lihat pesan 12 November 1998, Pesan 4 Pebruari 1999 dan 17 November 1999)

Tentunya tidak mungkin menyalin seluruh pesan-pesan yang disampaikan baik oleh Tuhan Yesus maupun Ibu Maria dalam karangan singkat ini. Pesan-pesan itu sendiri selengkapnya dapat dibaca dalam buku-buku yang telah diterbitkan bersama oleh KELOMPOK PELAYANAN KASIH DARI IBU YANG BAHAGIA, atau pada Website : www.hatiibuyangbahagia.com
Surat menyurat melalui alamat Email: admin@hatiibuyangbahagia.com.

Selain itu pesan-pesan lanjutan masih tetap diberikan, karena Ibu Maria tidak ingin mengajar kita sekaligus, tetapi secara bertahap agar kita dapat merenungkan, mengerti dengan baik, disadarkan dan diantarkan kembali seutuhnya kepada Tuhan.
Tugas-tugas juga menanti kita, bukan hanya untuk sendiri bertobat tetapi juga untuk membawa kabar ini pada semua anak-anak Maria di seluruh Indonesia ( pesan-pesan sejak tahun 1995 ) agar Ibu Maria dapat datang mengunjungi masing-masing mereka pada waktunya.

“Engkau semua harus berjuang anak-anakku, karena waktunya sudah sangat mendesak!”

“Aku (akan ) banyak datang ke negaramu ini. Bersaksilah kamu, dan katakan, aku sudah datang melalui Agnes. Dia akan kubawa ke segala pelosok tanah airmu, agar saudaramu yang jauh dapat bertemu dengan aku, karena mereka juga anakku, seperti kamu di sini.
Aku akan terus menerus melayani kamu, sampai kamu menerima kebenaran akan hidupmu ini”.
( Pesan yang sering diulang sejak 1 Mei 1995 )

3. Beberapa Pesan Khusus, Nasehat dan Nubuat

1. Pesan pertama : Menangis dan bertobatlah, kembalilah pada Allah seutuhnya; pujilah Tuhan dalam hidupmu maka engkau akan selamat dunia dan akhirat, surgalah tempatmu ! Sampaikan ini pada saudara-saudaramu ! Sampai berjumpa kembali !

2. Aku datang untuk membawa anak-anakku kepada Allah. Karena akan terjadi tiga hari kegelapan di seluruh bumi, tidak ada matahari, bulan, bintang; ini akan terjadi pada awal tahun. Ini semua merupakan tanda agar manusia sadar untuk kembali kepada Allah. Itu adalah hari pemurnian bagi dunia.

3. Aku memakai cara ini karena waktunya sudah sangat dekat !

4. Aku memakai nama ini : Ibu yang Bahagia, nama yang sudah ada dalam Kitab Sucimu. Aku datang agar anak-anakku dapat diselamatkan dan turut bahagia.

5. Pesanku pada Lucia ( Fatima 1917 ) akan segera terjadi, janji Allah akan ditepati.

6. Aku datang mengawali tahun-tahun kepedihan yang akan menimpa negaramu. Aku datang menyiapkanmu agar anak-anakku tidak merasa ditinggal sendirian.


7. Apa yang terjadi di negaramu dan di seluruh bumi, semua kepedihan itu tidak akan berakhir sampai hari itu tiba. Inilah tanda bahwa dunia tengah dimurnikan dan kamu semua dimurnikan agar siap menyambut hari pemurnian itu dengan sukacita.

8. Aku memberikan kepadamu Doa pasrah yakni doaku sendiri sejak masa kecilku. Doa ini penuh rahmat dan berkat, kasih dan cinta untuk menguatkan perjalanan hidupmu.

9. Berkelompok-kelompoklah kamu dan berdoalah dengan hatimu, bukan dengan pikiran atau perasaanmu. Dekatkan dirimu pada Allah seutuhnya dan berdoalah, itulah kekuatanmu; pasrahkan dirimu padaNya maka engkau akan selamat.

10. Sebarluaskan doa ini agar tanda kasih dan cintaku dapat sampai pada anak-anakku di seluruh pelosok tanah airmu.

11. Jadilah engkau saksiku tentang kebenaran yang sudah datang saat ini di tengah-tengah kamu! Jangan engkau takut dan khawatir menyampaikan kebenaran ini, percayalah, Allah menyertaimu anak-anakku !

12. Pintu gereja akan dibukakan dan para imam akan bekerja bersama kamu untuk mengumpulkan anak-anakku agar semua diselamatkan.

13. Apabila hari itu tiba, masuklah engkau ke dalam rumahmu masing-masing dan tutuplah pintu dan berdoalah. Berikanlah penerangan sekecil apapun itu akan bisa menerangi kamu semua. Kuasa Allah akan mengantarkan aku ibumu ke tengah-tengah kamu, aku akan berdoa bersama kamu dan kamu semua diselamatkan. Pengertian ini kuberikan kepadamu bukan untuk menakutimu tetapi mempersiapkan dirimu dengan baik.

14. Apabila engkau melihat cahaya-cahaya masuk kedalam rumahmu, itu sudah selesai. Keluarlah engkau dari rumahmu, pujilah Tuhan, bersatulah engkau kembali untuk memuliakan Allah.

15. Sesudah hari pemurnian akan ada satu masa damai dimana Allahmu memerintah: satu Allah, satu iman, satu Kitab sucimu, sampai Allahmu kembali untuk menghakimi bumi.


Bekerja sama dengan Tuhan dan Ibu Maria senantiasa merupakan suatu tawaran dan tidak pernah suatu pemaksaan. Kebenaran ditawarkan bukan dipaksakan, pesan Ibu Maria.

Kita sendiri yang harus mengambil keputusan menerima atau tidak mengacuhkan tawaran itu. Akankah kita segera bertobat dan bekerja, atau menyibukkan diri dengan aturan-aturan yang mengekang kita dan menjerat kita, bahkan mencurigai tanpa mau menguji kebenaran yang ditawarkan ini. Sekali lagi anjuran dan nasehat Tuhan Yesus dan Ibu Maria mengarahkan kita :

“Apa yang engkau tidak mengerti, bawalah itu dalam doamu dan mintalah pada
Tuhan, pasti engkau akan mendapat jawabannya”.

Demikian pula Rasul Paulus menasehati kita : “Janganlah padamkan Roh, dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik “. (1 Tesalonika 5 : 19-21)